<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dangau.net &#124; domain name, webhosting and webdesign</title>
	<atom:link href="http://dangau.net/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dangau.net</link>
	<description>dangau.net &#124; domain name, webhosting and webdesign</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 12:48:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Baru 20% Instansi Pemerintah Migrasi ke OSS</title>
		<link>http://dangau.net/?p=40</link>
		<comments>http://dangau.net/?p=40#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2010 12:48:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Domain Name]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dangau.net/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA &#8211; Rencana pemerintah untuk mendorong pemanfaatan perangkat lunak legal dan Open source software di instansi pemerintah pada tahun 2011 berjalan dengan lamban.Dari hasil survei tahun 2009 terhadap sekira 490-an instansi pemerintah kabupaten kota, baru sekira 20 persen yang melakukan migrasi ke Open Source. &#8220;Itu hasil survei tahun 2009,&#8221; kata Kemal Prihatman, Asisten deputi Urusan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h5 style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px; border: 1px solid black;" src="http://i.okezone.com/content/2010/07/28/325/357369/zSQWHhBYr7.jpg" alt="" width="197" height="139" />JAKARTA</strong> &#8211; Rencana pemerintah untuk mendorong pemanfaatan perangkat lunak legal  dan Open source software di instansi pemerintah pada tahun 2011 berjalan  dengan lamban.Dari hasil survei tahun 2009 terhadap sekira  490-an instansi pemerintah kabupaten kota, baru sekira 20 persen yang  melakukan migrasi ke Open Source.</p>
<p>&#8220;Itu hasil survei tahun 2009,&#8221;  kata Kemal Prihatman, Asisten deputi Urusan Pengembangan dan Pemanfaatan  TI Ristek di sela acara Indonesia Open Source Award 2010 (IOSA) di  Wisma Bidakara, Jakarta, Rabu (28/7/2010).<span id="more-40"></span></p>
<p>&#8220;Untuk instansi pusat,  kemenristek hingga saat ini telah mendampingi sekira 30 instansi untuk  bermigrasi ke open source software, termasuk pelatihan-pelatihan&#8221; kata  Kemal.</p>
<p>Dikatakan Kemal, data terbaru masih menunggu laporan dari  kementerian PAN pada oktober 2010.</p>
<p>&#8220;Akhir tahun ini sudah ada  progressnya, keseluruhan instansi bisa diketahui,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Penggunaan  open source di instansi pemerintah dan masyarakat memang mengalami  banyak kendala. Menurut penggiat open source, Made Wiryana, salah satu  kendala adalah adanya persepsi mengenai kekhawatiran penggunaan software  open source.</p>
<p>&#8220;Banyak orang yang takut menggunakan software open  source, &#8216;kita tidak bisa menggunakan software tersebut, persepsi semacam  itulah yang menghambat open source di indonesia,&#8221; kata Made.</p>
<p>Untuk  masalah SDM, menurutnya sudah tidak terlalu menjadi kendala. Pasalnya  kemampuan menggunakan OSS di Indonesia sudah merata.</p>
<p>&#8220;Dilihat  dari nominator IOSA, sudah banyak masyarakat daerah yang masuk menjadi  nominator,&#8221; kata akademisi Universitas Gunadarma tersebut.</h5>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dangau.net/?feed=rss2&amp;p=40</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>kominfo Klaim Blokir 10 Juta Situs Porno</title>
		<link>http://dangau.net/?p=1</link>
		<comments>http://dangau.net/?p=1#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 12:25:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Domain Name]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/dangau/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA &#8211; Kementerian komunikasi dan informatika (kemkominfo) mengklaim telah memblokir sekira 10 juta situs berbau pornografi, SARA, dan konten negatif lainnya. Pemblokiran tersebut dilakukan  berdasarkan laporan dari masyarakat.Kendati demikian, diakui kemkominfo memang tak mudah untuk meminimalisir konten negatif di dunia maya. &#8220;Dalam satu hari ada empat juta alamat situs porno baru yang bertebaran di dunia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h5><img class="alignleft" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px; border: 1px solid black;" src="http://i.okezone.com/content/2010/07/28/55/357482/QmHO8f0nV2.jpg" alt="" width="210" height="146" /></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>JAKARTA</strong> &#8211; Kementerian komunikasi dan informatika (kemkominfo) mengklaim telah  memblokir sekira 10 juta situs berbau pornografi, SARA, dan konten  negatif lainnya. Pemblokiran tersebut dilakukan  berdasarkan laporan  dari masyarakat.Kendati demikian, diakui kemkominfo memang tak  mudah untuk meminimalisir konten negatif di dunia maya. &#8220;Dalam satu hari  ada empat juta alamat situs porno baru yang bertebaran di dunia maya,&#8221;  kata Dirjen Aplikasi dan Telematika Kominfo Ashwin Sasongko, di sela  acara Indonesia Open Source Award (IOSA) 2010 di Wisma Bidakara,  Jakarta, Rabu (28/7/2010).</p>
<p>Dikatakan Ashwin, upaya pemblokiran  yang dilakukan tidak akan bisa 100 persen, tapi setidaknya pemerintah  sudah berupaya maksimal untuk mencegah penyebaran konten negatif  tersebut.<span id="more-1"></span></p>
<p>Ashwin mengatakan, aksi memberangus konten negatif ini  sangat  membutuhkan bantuan dari masyarakat, khususnya terkait  pengaduan mengenai alamat situs-situs yang memuat konten negatif.</p>
<p>&#8220;Dalam  sehari kami bisa memblokir 2.000 sampai 3.000 situs porno. Untuk  memblokir, dan kami menggunakan filter yang kami namakan <em>Massive  Trust Positif</em>,&#8221; sebut Ashwin.</p>
<p>Selain itu, terkait perintah  kepada para penyelenggara internet (ISP) untuk memblokir seluruh akses  pornografi dalam waktu satu bulan. Ashwin mengatakan, ISP tak perlu  diajari lagi, karena ISP sudah mengerti. &#8220;Saya rasa tak sulit untuk  menyaring konten pornografi di internet. Kalau mereka minta daftarnya,  nanti akan kami berikan,&#8221; tandas Ashwin.</h5>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dangau.net/?feed=rss2&amp;p=1</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
